Service Tax pada Restoran

Service Tax pada Restoran

Pernahkan Anda perhatikan struk yang Anda terima ketika Anda makan disebuah restoran. Biasanya di bagian bawah dari harga menu yang Anda pesan ada item “Pajak Restoran” dan “Service Tax”.

Pajak Restoran besaranya adalah 10%, sehingga Anda akan menambahkan 10% dari total tagihan Anda untuk dibayarkan. Untuk Service Tax, umumnya adalah sebesar 5%. Namun ada juga yang 7%, 10%, dan lainnya.

Tapi taukah Anda apa itu sebenarnya Service Tax?

Berbeda dengan Pajak Restoran yang akan dibayarkan oleh restoran ke Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) setempat, service tax adalah murni kebijakan restoran tersebut. Baik besarannya maupun penggunaannya.

Biasanya uang hasil service tax akan digunakan untuk memberikan reward kepada karyawan, atau menggantikan piring gelas dan peralatan yang rusak. Tapi balik lagi, berapa porsinya, kapan pembagiannya, dan sebagainya, merupakan kebijakan restoran tersebut.

Anda biasanya akan menemukan item Service Tax pada restoran yang pelayannya akan melayani Anda di meja Anda duduk. Anda datang, duduk, kemudian pelayan datang memberikan buku menu. Kemudian menu Anda diantarkan ke meja. Dan diakhir waktu, pelayan akan mengantarkan bill ke meja Anda. Intinya, Anda benar-benar dilayani tanpa harus beranjak dari meja duduk Anda.

Lain dengan resto yang menerapkan self service. Anda mungkin pernah datang ke sebuah resto atau cafe yang Anda langsung datang ke bar untuk memesan menu, bayar langsung, dan kemudian membawa sendiri menu Anda. Untuk yang jenis ini biasanya customer tidak dikenakan Service Tax. Karena customer melayani dirinya sendiri.

Semoga memberi informasi

Leave Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *